pasang iklan disini!

pasang iklan disini!
fifa store!
fifa store! fifa store! fifa store! fifa store!
Tampilkan postingan dengan label TIMNAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIMNAS. Tampilkan semua postingan

Timnas U-19 Siap Jalani Ujian Perdana Mereka

Timnas U-19 Siap Jalani Ujian Perdana Mereka - Ditulis oleh Indonesia Cinta SepakBola™ dan dipublikasikan pada hari Selasa, 10 September 2013

Skuat timnas Indonesia U-19 optimistis mampu meraih hasil maksimal dalam laga perdana Piala AFF 2013 menghadapi Brunei Darussalam.


Timnas U-19 Siap Jalani Ujian Perdana Mereka - Skuat Tim Nasional (Timnas) U-19, akan menjalani ujian perdana di ajang Piala AFF 2013 melawan Brunei Darussalam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (10/9). Menghadapi laga ini, Indonesia mengaku siap, meski mereka sedikit buta akan kekuatan calon lawan.

“Kalau lihat secara langsung belum, tapi kalau lihat rekaman video mereka (tim Brunei Darussalam) sudah. Semoga dari rekaman yang sudah saya lihat dan saya pelajari, akan membantu dalam mendukung permainan kami mengalahkan Brunei nanti,” ungkap pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri kepada Goal Indonesia.

Menurut Indra, saat ini semua pemainnya berada dalam kondisi on fire. Ia mengatakan, bila para punggawa Garuda Muda sudah tidak sabar untuk melakoni laga ini. Skuat Timnas U-19, ingin memberikan segala kemampuan yang dimilikinya demi mempersembahkan kemenangan perdana bagi Indonesia.

"Anak-anak siap diturunkan semua, tidak ada kendala, dan saat ini mereka dalam kondisi baik-baik saja. Kondisi mental juga bagus. Sukses menahan Uni Emirat Arab (UEA) dan menang di beberapa uji coba, membuat para pemain makin percaya diri. Pokoknya kami siap mengalahkan Brunei. Minta doanya saja, agar kami bisa meraih kemenangan pada laga nanti," terangnya.

Persiapan skuat Garuda Muda untuk ajang ini, memang terbilang cukup matang. Beberapa kali Evan Dimas dkk digembleng dalam laga uji coba dan meraih hasil gemilang. Di antaranya, menang 4-0 atas Gresik United U-21, menang 7-0 dari Jember United, serta menahan UEA 0-0 di Malaysia.

"Jelang Piala AFF, kami sempat terkendala masalah finishing touch, namun kini sudah dibenahi. Sekarang finishing touch anak-anak sudah bagus. Pertandingan perdana ini sangat penting artinya bagi kami, jadi poin sempurna harus bisa diraih," kata Indra.

Sementara itu, laga kontra Brunei akan menjadi sebuah kado istimewa buat Evan Dimas. Pasalnya, ia sudah didaulat oleh jajaran pelatih untuk menjabat ban kapten Timnas U-19 di ajang AFF kali ini. Evan dinilai Indra, sebagai sosok pengayom yang baik di lapangan serta memiliki jiwa leadership yang bagus. Sedangkan untuk posisi vice-captain, dijabat oleh Hansamu Yama Pranata.

"Evan sudah lama bergabung dengan tim. Pengalaman dan pengetahuannya, akan banyak membantu tim di lapangan. Dia sudah tahu apa keinginan pelatih, serta yang paling penting memiliki jiwa leadership. Saya harap, Evan bisa mengemban tugas ini dengan baik. Evan adalah orang Jatim dan Piala AFF diselenggarakan di Jatim, ini juga alasan mengapa saya menunjuknya sebagai kapten," tegasnya.

Sumbangsih Evan kepada Timnas, memang sudah tidak bisa diragukan lagi. Evan juga sudah merasakan atmosfer menjabat sebagai kapten tim, tepatnya saat memperkuat tim Indonesia tampil di HKFA Youth Invitation Tournamen 2012 lalu. Kala itu, Evan juga sukses membawa tim Indonesia menjuarai turnamen serupa pada tahun 2012 dan 2013.

Menghadapi Brunei, besar kemungkinan pelatih Indra Sjafri akan menurunkan formasi menyerang 4-3-3, untuk bisa memanfaatkan lebar lapangan. Di mana Evan Dimas diplot sebagai pengatur serangan, sementara Alqomar Tehupelasury dan M Hargianto akan bertugas sebagai breaker di tengah. (gk-43)

Prakiraan susunan pemain Indonesia kontra Brunei

Ravi Murdianto (pg); Putu Gede Juni Antara, M Sahrul Kurniawan, Hansamu Yama Pranata, M Fatchur Rochman; M Hargianto, Hendra Sandi Gunawan, Evan Dimas Darmono; Maldini, Ilham Udin Armaiyn; Muchlis Hadi Ning Syaifulloh.


Sumber : Goal.com

Skuat Garuda Jaya Kini Tak Lagi Terkendala Finishing

Skuat Garuda Jaya Kini Tak Lagi Terkendala Finishing - Ditulis oleh Indonesia Cinta SepakBola™ dan dipublikasikan pada hari Selasa, 10 September 2013


TimNas - Konfidensi tinggi menyelimuti Timnas U-19 Indonesia menjelang laga pertama mereka di ajang AFF U-19 Championship 2013. Permasalahan masih belum terasahnya lini depan Skuat Garuda Jaya -julukan Timnas U-19 Indonesia- kini sudah teratasi.

"Sudah tak ada lagi permasalahan. Masalah finishing yang sempat menimpa kita, sudah bisa kita atasi," ujar arsitek Skuat Garuda Jaya, Indra Sjafri.


"Setelah uji coba melawan Uni Emirat Arab, dalam dua laga uji coba, kita sudah berhasil mencetak 11 gol. Sementara dalam internal game, mereka juga berhasil mencetak sembilan gol lagi. Ini menunjukkan permasalahan finishing sudah bisa teratasi," imbuh mantan gelandang PSP Padang ini.

Timnas U-19 Indonesia bakal mengawali langkah mereka di ajang AFF U-19 2013, di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (10/9) malam nanti. Di pertandingan tersebut, Muchlis Hadi Ning dan kawan-kawan bakal menghadapi Brunei Darussalam.

Pada ajang ini, Indonesia tergabung di Grup B. Di grup yang disebut sebagai 'grup neraka' ini, Skuad Garuda Jaya bakal ditantang Brunei Darussalam, Vietnam, Malaysia, Myanmar dan Thailand. (den/mac)


Sumber : Bola.net

Timnas U-23 Satu Grup Dengan Kuwait, Libya & Iraq

Timnas U-23 Satu Grup Dengan Kuwait, Libya & Iraq - Skuat Garuda Muda akan menjajal kekuatan mereka sebelum memperjuangkan Indonesia di ajang SEA Games 2013 di Myanmar pada 11 Desember 2013.

Mereka akan berpartisipasi dalam Islamic Games Solidarity (ISG) 2013 di kota Palembang, Sumatera Selatan.  Yeyen Tumena selaku asisten pelatih telah memberikan informasi perihal waktu dan lawan yang akan dihadapi, saat dijumpai wartawan pada Rabu (4/9), siang. Indonesia akan berada di grup A bersama tiga negara lainnya.

Berikut adalah lawan dan jadwal Timnas U-23 di ajang ISG 2013:

  • Indonesia v Kuwait (17/9).
  • Indonesia v Libya  (20/9).
  • Indonesia v Iraq    (22/9).
Meski lawan dan jadwal sudah diberitahukan, namun Yeyen belum berani menyebutkan perkiraan nama-nama yang terpilih masuk dalam skuat Garuda Muda untuk ajang ini.

"Nama nama sudah ada, namun rasanya tidak elok bila saya sebutkan sekarang satu-persatu," ucap mantan pemain bertahan Persikota Tangerang ini.

Adapun negara yang berpartisipasi dalam Islamic Solidarity Games ketiga ini antara lain, Maroko, Turki dan Arab Saudi. ISG 2013 akan melibatkan 12 negara dengan penduduk mayoritas Muslim

Tiga Pemain Galang Kampanye Dukungan Kepada Timnas

Tiga Pemain Galang Kampanye Dukungan Kepada Timnas - Ahmad Bustomi, Raphael Maitimo, dan Andik Vermansah menggalang dukungan publik untuk timnas Indonesia dalam kampanye "Ayo! Indonesia Bisa".

 Tiga bintang timnas Indonesia digaet merek sampo terkenal, Clear, untuk menjadi ujung tombak dalam menggalang dukungan terhadap prestasi tim Merah-Putih.

Ketiga pemain timnas itu adalah, Ahmad Bustomi yang bermain untuk Mitra Kukar dan namanya naik saat membela timnas di ajang AFF 2010, Raphael Maitimo yang memulai debutnya pada AFF 2012 dan juga bermain di Mitra Kukar, serta Andik Vermansah yang terkenal dengan kecepatannya juga kelincahannya di lapangan. Mereka menyerukan semangat kepada publik untuk terus memberikan dukungan dengan kampanye bertemakan, "Ayo! Indonesia Bisa".

"Kami ingin masyarakat Indonesia tahu bahwa dukungan mereka bagi kami sangat berarti. Kehadiran mereka di setiap pertandingan serta setiap doa dan harapan yang mereka ucapkan menjadi sebuah motivasi dan kekuatan untuk kami terus berprestasi," ujar mantan pemain Arema Indonesia yang juga gelandang timnas Indonesia, Ahmad Bustomi, kepada wartawan, Rabu (4/9) siang.

"Menjadi juara memerlukan kerja keras dan mental pemenang. Untuk menuju kesana, diperlukan dukungan dari berbagai pihak dan seluruh elemen masyarakat," imbuh Yeyen Tumena sang asisten pelatih di timnas Indonesia.

Sebagai bagian dari kampanye ini, Clear menggelar konser dengan tajuk serupa kampanye itu, "Ayo! Indonesia Bisa", di Plaza Barat Senayan, Jumat lusa. Publik juga dapat memberikan "suara" dengan mengunjungi laman www.ayoindonesiabisa.com dengan target dapat mengumpulkan 24 juta dukungan.

Indonesia Sukses Gulung Filipina

Indonesia Sukses Gulung Filipina - Filipina gagal menunaikan misi memetik kemenangan pertama atas Indonesia dan malahan mereka harus menyerah kalah dua gol tanpa balas dalam uji coba internasional di Stadion Manahan, Solo, Rabu (14/8) petang.


Dua gol kemenangan tuan rumah dicetak Greg Nwokolo dan Muhammad Roby di setiap babak. Gol-gol itu sekaligus merupakan yang pertama bagi mereka sejak berseragam Merah-Putih.

Babak Pertama
Tempo pelan membuka laga uji coba internasional antara Indonesia dengan Filipina ini.  Kedua tim berinisiatif untuk menyerang, namun masih bisa dihentikan oleh barisan pertahanan lawan. Belum ada kesempatan berarti dalam sepuluh menit awal.

Menit ke-16, Boaz Solossa sempat membahayakan gawang Filipina dengan tendangan keras yang memanfaatkan buangan buruk Filipina. Sayang, bola masih melebar di atas gawang. Kedua tim pun kembali bertukar serangan, namun belum ada yang membuahkan hasil.

Lima belas menit menjelang turun minum, Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Melalui umpan silang dari Lilipaly, Greg Nwokolo yang ada dalam posisi bebas berhasil menceploskan bola ke gawang Sacapano dengan tenang. Skor 1-0 untuk Indonesia.

Selepas gol pertama, Indonesia mulai memegang kendali pertandingan. Serangan demi serangan pun mulai dibangun oleh Boaz dkk. Filipina pun sempat mengancam dengan tandukan Mark Hartmann, namun bola masih melebar di sebelah kiri gawang. Skor 1-0 pun bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua
Babak kedua dimulai, Indonesia masih menunjukkan keperkasaannya meskipun beberapa kali terjadi salah oper. Indonesia lebih sering membangun inisiatif menyerang dan berkali-kali memasuki kotak penalti, namun masih mampu dimentahkan barisan pertahanan Filipina.

Peluang emas terjadi di menit ke-58. Greg Nwokolo yang mendapat operan di sisi kiri lapangan melakukan aksi individu menembus pertahanan Filipina. Aksi tersebut ditutup dengan sepakan mendatar yang melenceng tipis dari sasaran, skor 1-0 masih bertahan.

Tujuh menit kemudian, Indonesia berhasil menggandakan keunggulan. Umpan dari Titus Bonai dimanfaatkan dengan baik oleh M. Roby. Pemain ini langsung menanduk umpan sundulan Tibo dan bola pun tidak dapat dijangkau oleh Sacapano. Indonesia memperlebar jarak menjadi 2-0.

Kedua tim pun melakukan transaksi serangan berkali-kali. Menit ke-77 misalnya, memanfaatkan bola rebound, De Murga langsung menyambar bola. Sayang, sepakannya masih melenceng di sisi kiri gawang I Made. Menit ke-82 pun Filipina kembali menyerang dengan aksi Younghusband yang mampu merangsek hingga kotak penalti. Namun, sepakannya masih belum mampu mengoyak jala I Made.

Patrich Wanggai yang baru masuk menggantikan Boaz pun sempat mengancam gawang Filipina, namun belum membuahkan hasil. Pertandingan pun memanas, di satu sisi Filipina ingin mengejar ketertinggalan, di sisi lain Indonesia masih ingin memperbesar keunggulan.

Peluang emas terakhir terwujud melalui tendangan jarak jauh Wanggai pada menit-menit akhir. Tendangan keras Wanggai masih mampu dibelokkan kiper Filipina sehingga membentur mistar gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor bertahan 2-0 untuk Indonesia.


SUSUNAN PEMAIN:
Indonesia:  I Made Wirawan - Ruben Sanadi - Victor Igbonefo - M. Roby - Hasyim Kipuw - Taufiq - Stefano Lilipaly - Ahmad Bustomi - Rafael Maitimo - Greg Nwonkolo - Boaz Solossa
Pelatih: Jacksen F Tiago

Filipina:  Sacapano - J. Younghusband - Gier - De Murga - Christiaens - Guirado - Greatwich - Mulders - Caligdong - Hartmann - P. Younghusband
Pelatih: Hans Michael Weiss

Malaysia Tekuk Indonesia Di Final Piala AFF U-16

Malaysia Tekuk Indonesia Di Final Piala AFF U-16 - Sempat dua kali unggul di masa 90 menit dan adu penalti, timnas U-16 gagal menjadi juara.
 

Tim nasional Indonesia U-16 gagal mempertahankan keunggulan, sehingga dipaksa menelan kekalahan 4-3 dari Malaysia melalui adu penalti di Stadion Wunna Theikdi, Myanmar, Senin (2/9) malam WIB.

Padahal, Indonesia sempat unggul dua kali, di 90 menit dan adu penalti, di laga final ini. Namun keunggulan tersebut tidak bisa dipertahankan di momen-momen terakhir.

Indonesia mengawali laga dengan baik, dan mampu memberikan tekanan ke pertahanan Malaysia. Namun penyelesaian akhir yang terburu-buru membuat Indonesia gagal menciptakan peluang berbahaya di pertahanan lawan.

Tim Garuda Muda akhirnya membuka keunggulan melalui serangan balik cepat. Umpan panjang Reksa Maulana disambut Gatot Wahyudi, dan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak bisa dibendung kiper Mohd Haziq B Nazli.

Malaysia kemudian merespon gol tersebut dengan tekanan ke pertahanan Indonesia. Sejumlah peluang diperoleh, tapi penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang Indonesia masih aman.

Irama permainan antara Indonesia dan Malaysia tidak mengalami perubahan di babak kedua. Namun Malaysia lebih efektif melakukan serangan, sedangkan Indonesia terkesan memperlihatkan aksi individu.

Di saat kubu Indonesia bersiap menyambut gelar juara, tekanan Malaysia membuahkan hasil di masa injury time. Salah satu pemain Indonesia melakukan pelanggaran di kotak penalti, sehingga wasit menunjuk titik putih.

Kapten tim Muhammad Shahrul Akmal Moch Adnan yang mengeksekusi penalti sukses menjalankan tugasnya dengan baik, dan membuat laga harus diselesaikan melalui adu penalti.

Seperti halnya di waktu normal, Indonesia sempat mendekati gelar juara ketika mengungguli Malaysia di adu penalti. Setelah penendang pertama Indonesia Mahir Radja Djamaoeddin dan pemain Malaysia gagal mengeksekusi penalti, tim Merah Putih langsung unggul.

Samuel Christianson dan Anang Kustiawan sukses mengeksekusi bola, sedangkan dua dua pemain Malaysia menemui kegagalan. Reksa yang menjadi penendang penentu justru menemui kegagalan, dan diikuti Asnawi Mangkualam Bahar, sementara dua eksekutor Malaysia mampu menaklukkan Panggih Prio Sembodho yang membuat skor menjadi ketat.

Di penentuan, Gatot gagal mengeksekusi, karena tendangannya terlalu pelan. Sedangkan kiper Malaysia Mohd Haziq B Nazli sukses memperdayai Panggih, dan memastikan tim Negeri Jiran menyabet gelar juara.

 

Sponsor

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Indonesia Cinta SepakBola™ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger